flatnews

Kota Padang Pasca Banjir dan Hujan

Setalah diguyur hujan semenjak Senin sore (2/12) sampai Selasa (3/12) jam 14.00 WIB, Kota Padang kembali normal. Jalan-jalan yang tergenan...

Setalah diguyur hujan semenjak Senin sore (2/12) sampai Selasa (3/12) jam 14.00 WIB, Kota Padang kembali normal. Jalan-jalan yang tergenang banjir sudah mulai surut serta terlihat sepanjang jalan dan komplek warga yang sedang membersihkan rumah dari bekas banjir yang tersisa sampah dan lumpur. Arus kendaraan sudah mulai normal, sepeda motor yang sebelumnya tidak bisa melewati jalan tersebut sudah bisa dilewati. Banjir ternyata mempunyai kesan tersendiri bagi anak-anak dengan memanfaatkan genangan air untuk mandi-mandi dan bermain air dengan teman sebaya.

Di jalan By Pass dekat simpang empat Lubuk Begalung arah ke Bandara, sebelumnya tergenang banjir sekarang sudah surut. Kendaraan sekarang sudah bisa berjalan dengan kecepatan normal. Hal serupa juga di Pisang, jalan-jalan dan halaman rumah yang tergenangi banjir sekarang sudah surut serta anak-anak dan warga terlihat menghiasi jalan sembari membersihkan perabotan rumah yg terendam banjir. Di Jalan Aru Indah yang sebelumnya diberitakan tidak bisa sepeda motor lewat, sekarang sudah bisa lewat dengan kecepatan lambat dan hati-hati.

Semua jalan-jalan protokol di Kota Padang sudah normal, hanya beberapa titik yang digenangi air karena tersumbatnya drainase disekitar. Sungai yang berada di jalan Ujang Tanah menunjuk debit sudah turun dari jam 12 tadi siang. Walau matahari telah bersinar sebagai pertanda hujan tidak turun, namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan hujan akan turun. Ramalan BMKG hujan akan menghiasi kota sepanjang Sumatera Barat sampai sore ini, awan yang membawa hujan terlihat dilangit Kota Padang. Semalam listrik di Belimbing, Balai Baru dan sekitarnya pudur, sekarang sudah menyala. Pantauan Padang Today, wilayah Lubuk Begalung yang listrik padam adalah Batuang Taba dan sekitarnya.

Pasca banjir yang menggenangi sudut Kota Padang ini akan berdampak dengan kesehatan seperti di komplek-komplek warga yang tergenang banjir. Sakit kulit, gatal-gatal dan serangan nyamuk tidak menutup kemungkinan akan menjangkit warga. Fokus ke anak-anak karena mereka mandi-mandi menggunakan genangan air dari selokan atau pun saluran air, seperti diketahui saluran air dan selokan Kota Padang yang sangat kotor, contohnya di sepanjang daerah Jati.

Wartawan : Roki Hardianto(Sang Kreator)

Artikel Terkait :

Luar Kampus 6930689227347651052

Posting Komentar Disqus Comments

item