flatnews

Pemira REMA UPI “YPTK” ke – 9 kembali digelar

Republik Mahasiswa UPI “YPTK” kembali menggelar pesta demokrasi mahasiswa yakni Pemilu Raya (red:pemira) yang ke – 9. Kegiatan ini be...

Republik Mahasiswa UPI “YPTK” kembali menggelar pesta demokrasi mahasiswa yakni Pemilu Raya (red:pemira) yang ke – 9. Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal  13 Desember hingga 28 Desember 2013.

Hardian Lubis selaku ketua pelaksana menjelaskan, kepanitian Pemira tahun ini terdiri dari 40 orang, dari seluruh lembaga yang tergabung di dalam Republik Mahasiswa (red : REMA). “ Pada pelaksanaannya, kami kekurangan tenaga untuk berkerja namun syukurlah setahap demi setahap bisa kami selesaikan bersama,” ujarnya.

Mahasiswa angkatan 2011 teknik industri ini menjelaskan rangkaian kegiatan Pemira, 13 – 17 Desember sosialisasi serta pendaftaran bakal calon, 18  Desember uji kelayakan bakal calon, 19 – 21 Desember kampanye monologis, 21 Desember kampanye dialogis, 22 Desember masa tenang, 22-24 Desember pemilihan raya, 24 Desember penghitungan suara, 24 – 26 Desember pengumuman calon terpilih, dan terakhir 27-28 Desember 2013 Sidang Umum. 


“ Sampai hari ini sudah 3 pasang yang mengambil formulir, namun 2 orang mengundurkan diri. Jika hanya 1 pasang yang mengembalikan formulir, maka kami tidak melakukan pemilihan dikarenakan calon tunggal. Kami masih memberi tenggang waktu sampai besok, “ ujarnya.

Hardian, sterring commite pemira ke-9 menambahkan, “ Saya berharap Pemira mampu melahirkan pemimpin cerdas. Panitia sudah menyiapkan semaksimal mungkin. Selain itu, yang saya harapkan untuk sidang umum adalah perubahan AD/ART khususnya mengenai struktural REMA sehingga makin lebih sempurna dan fokus. Belajarlah dari Pemira 2 tahun yang lalu dan jangan mengulangi kesalahan yang sama.” Sedangkan untuk mahasiswa, Renold Feriko yang juga sebagai Sterring Commite berharap setiap mahasiswa bisa menggunakan hak pilihnya dan ikut andil dalam menentukan siapa pemimpinnya.

Wartawan : Like/ Ayu

Artikel Terkait :

Seputar Kampus 1141217952673824431

Posting Komentar Disqus Comments

item