flatnews

Mahasiswa Tak Bertaring

Fakta yang terjadi dikalangan mahasiswa yaitu tak bisa sepenuhnya mengeluarkan pendapat mereka, padahal seharusnya mahasiswa itu harus krit...

Fakta yang terjadi dikalangan mahasiswa yaitu tak bisa sepenuhnya mengeluarkan pendapat mereka, padahal seharusnya mahasiswa itu harus kritis terutama mengenai bagaimana menghadapi permasalahan yang ada. Namun saat ini yang terjadi, banyak yang beranggapan mahasiswa itu hanya menjadi pengrusuh. Contohnya saja, mahasiswa sering melakukan aksi demonstrasi, banyak sekali yang  beranggapan  mahasiswa itu tidak mengerti apa-apa. Padahal mahasiswa melakukan demonstrasi bukan karena tidak mengerti apa-apa melainkan mereka mengeluarkan pendapat, mereka berhak bersuara, namun tak ada yang dapat mengerti apa maksud mereka. Coba diteliti lagi, sebenarnya mahasiswa mengeluarkan pendapat itu adalah bentuk dari kepedulian mereka terhadap negara ini, baik itu dibidang polotik, dibidang sosial dan budaya atau dibidang lainnya. Namun demikian banyak sekali tantangan yang nyata bagi mahasiswa, terutama dikampus. Bagi siapa yang berani melakukan aksi-aksi seperti aksi demonstrasi akan dikeluarkan dari kampus. Jadi ancaman ini sangat berpengaruh bagi mereka yang menjadi mahasiswa kritis, yang membuat mereka hanya bisa berdiam diri bungkam tanpa suara, tak dapat berkutik. Seperti itu kah mahasiswa yang sebenarnya?
Seharusnya pendapat mahasiswa itu didengar sebab, pendapat mereka ataupun ilmu yang mereka miliki saat ini sedang hangat-hangatnya untuk dikembangkan bukan untuk dijatuhkan, toh pada akhirnya nanti para generasi muda lah yang akan meneruskan perjalanan yang panjang ini, jadi apa salahnya jika mereka ingin lebih peduli terhadap problema-problema yang terjadi negara ini meskipun belum saatnya, namun setidaknya mereka ingin membantu. Jika saja wakil-wakil rakyat dinegara ini lebih cerdas, tentunya mereka pasti akan melirik apa yang diinginkan pemuda-pemudi bangsa ini.
Terlebih lagi ketika mereka membakar atau menghancurkan gedung atau hal yang lainnya itu karena mereka merasa beriba hati, tak ada yang mau mendengarkan apa yang mereka katakan, sebenarnya ingin marah tapi marah pada siapa? Memang benar, ketika mengeluarkan pendapat harus berkepala dingin, namun negara ini sepertinya “telinga gajah” hanya dapat mendengar ketika sudah terjadi kericuhan jadi percuma saja statement yang sudah berlaku dinegara ini hanya untuk pajangan belaka. Namun action tak pernah diterapkan. Mau sampai kapan negara ini akan maju jika hanya begini-begini saja?

Mahasiswa adalah para generasi muda yang akan membawa negara ini kekehidupan yang lebih layak kedepannya. Akankah tetap meneruskan pemimpin yang hanya memihak disatu sisi yang tak dapat melihat secara menyeluruh, akankah para generasi muda nantinya tetap meneruskan para wakil rakyat yang hanya bisa korupsi? Atau pemuda yang gagah perkasa yang dapat membangun negara ini menjadi lebih baik? Apa jadinya negara ini jika sepanjang zaman pemikiran para wakil rakyat tak pernah mau mendengarkan apa yang seharusnya didengar oleh mereka? Mau dibawa kemanakah negara ini? Kapan akan maju? Tentunya tidak. Jika negara ini dapat berbicara mungkin negara ini akan berkata “Saya menyesal telah ditakdirkan untuk menjadi negara indonesia” tentunya kita sebagai warga negara ini tidak menginginkan hal itu terjadi, kita sebagai generasi baru tentu harus melakukan yang terbaik untuk negeri tercinta ini, kita generasi muda harus membuat Indonesia bangga pada rakyatnya, yang peduli terhadap sesama, yang dapat membuat kehidupan lebih sejahtera, aman, dan damai.

Wartawan : Ayu

Artikel Terkait :

Opini 1423090770803308270

Posting Komentar Disqus Comments

item