flatnews

Ormas Islam Sumbar Kembali Lakukan Aksi Tolak Lippo Group

Para Pendemo Sedang Istirahat Walau keputusan pemerintah kota Padang telah berjanji tidak membangun semua bangunan RS. Siloam dalam nau...

Para Pendemo Sedang Istirahat
Walau keputusan pemerintah kota Padang telah berjanji tidak membangun semua bangunan RS. Siloam dalam nauangan Lippo Group, hanya hotel dan mall dari 4 bangunan yang direncanakan,  hotel, rumah sakit, sekolah dan mall. Senen(17/2) kembali ormas islam Sumbar melakukan aksi  tolak Lippo Group. Longmars berlangsung dari depan gedung Bank Indonesia-rumah dinas Walikota, Fauzi Bahar hingga kantor Gubernur Sumbar dijalan Sudirman. Aksi kedua ini, sebelumnya pada November 2013 silam, tergabung dari ormas islam dari berbagai daerah di Sumbar. Sepert dari Kota Padang, Kab.Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Padang Panjang, Solok Selatan, Kota Solok, Kab Dharmasraya, Lubuk Sikaping dan Kab.Solok.
“Aksi ini bentuk wujud tuntutan masyarakat Minangkabau terhadap pemerintah Sumbar agar membatalkan seluruh perizinan tentang Lippo Group Siloam. Tidak ada tawar menawar dalam pembangunan ini, walau Walikota cs(red) mendukung pembangunannya”, Koordinator Lapangan (Korlap),Irsyianda Afizin kepada Pers Gelegar saat beristirahat di Kantor Gubernuran pada Senen(17/2).
Korlap aksi ini berpandangan tindakan pemerintah Padang mengurangi banyak bangunan yang akan dibangun hanya akal-akalan saja agar Lippo Group tetap melakukan pembangunan. Bertepatan dengan hari Walikota Padang, Fauzi Bahar sedang melaksanakan aksi seremonial berakhirnya masa jabatannya dengan jajaran di depan rumah dinasnya di jalan Achmad Yani.
Korlap yang juga ustad ini mengatakan aksi seremonial ini hanya akal-akalan walikota yang telah menjabat 2 periode untuk tetap menolak untuk bertemu dengan demonstran. Seperti diketahui Fauzi Bahar akan habis masa jabatannya besok. Demonstran berharap siapapun nanti terpilih sebagai PLT untuk mengantikan Politisi PAN ini, bisa tetap tidak memberi izin untuk Lippo Group.
Kepada pejabat 11 pemerintah yang telah melakukan aksi dukungan dengan menekan tombol pada saat peresmian Lippo Grup diantaranya Ketua DPD RI, Irman Gusman dan Gubernur Sumbar, Irwan prayitno meminta maaf kepada masyarakat Sumbar dan bersedia tidak mendukung.
Nantinya beberapa perwakilan aksi juga akan menemui DPRD Sumbar untuk melakukan hearing  dan menyampaikan tuntutan ini.(Rk)

Artikel Terkait :

Luar Kampus 5660757296267218859

Posting Komentar Disqus Comments

item