flatnews

Puisi : Saya Punya Tapi Lupa

Menangis pun sehari lalu, saya menyesal.

Berharap kamu ada saja, saya menangis.

Apalagi yang jadi carut-marut ku setiap hari.

Geramnya dari mati sampai mematikan


Kadang duduk suka diminta berdiri

Berlari tak kunjung tersesat membumi

Hindari rautnya tak terhingga seirama 

Sedang apa, saya menjadi takut sendiri


Tak ada yang menyalahkanmu, saya

Ya saya, lagi-lagi saya

Cuma saya

Apa-apa saya


Semangat saja lelah, benar lelah

Malang melintang kecoa terbang

Lupa akan marah, buta karna arah

Terlilip boneka yang katanya ramah


(oleh : Boy Hilman / Mahasiswa Psikologi - 13)
Mei 2015

Artikel Terkait :

Karya Seni 4006960616651627231

Posting Komentar Disqus Comments

item