flatnews

Puisi : Rangka Lugu Ceritanya

Pembukaan ceritanya,

Cuma segaris berisikan sepatah yang biasa...
Ditulis dan dimasukkan dalam tutur gembira...

Begini ceritanya,

Tak bersumber laju dan keras arusnya...
Menggenang titik-titik warna dipancar jiwa...

Isi ceritanya,

Aku cerita dia tertawa...
Aku menangis dia bercanda...

Lalu, begini ceritanya,

Sejak lama aku berada dia menerpa...
Sekarang ada aku malah diabaikannya...

Terus, begini ceritanya,

Beberapa hariku merdeka ditangannya...
Sejak hariku merdeka, sudah menjadi hampa...

Penutup ceritanya,

Keraslah ucapan dari pada sebuah tulisan...
Aku berdosa menggoda yang tak sekiranya...

Saran dan kritik ceritanya,

Dahului langkah tak boleh serupa...
Kita sejogjanya, menangis menggurun di pantai Afrika...

(oleh : Boy Hilman / Mahasiswa Psikologi - 13)
Mei 2015

Artikel Terkait :

Karya Seni 8565748909747011401

Posting Komentar Disqus Comments

item