flatnews

Sekolah Rema Resmi Ditutup, BEMU Harapkan SDM Berkualitas

Gelegar (12/10)- Penutupan Sekolah Republik Mahasiswa (REMA) yang merupakan program kerja dari Kementrian PSDM Kabinet Ranah juang Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas(BEMU) Universitas Putra Indonesia(UPI) “YPTK” dilakukan pada hari, Senin (12/10) yang berlangsung di Gedung H lantai 3.

Dalam sambutan ketua pelaksana Shopiah menyampaikan bahwa “dari sekian banyak pendaftar Sekolah Rema tidak banyak yang bisa bertahan sampai akhir dari acara ini, lebih tepatnya dari 400 pendaftar yang tersisa tidak lebih dari 50 orang”. Ungkap shoapiah

Menteri PSDM BEMU, Jenni Hasugian menjelaskan “sekolah Rema ini adalah awal untuk membentuk kader-kader yang berkualitas, namun sayangnya hanya beberapa lembaga saja yang mempercayai Sekolah Rema ini sebagai Pintu masuk lembaga Struktural, namun disini saya sangat apresiasi sekali kepada mahasiswa baru yang masih bertahan hingga tahap akhir, karena dari sini kami dapat melihat bahwa teman-teman yang bertahan inilah yang merupakan orang-orang yang mempunyai komitmen untuk bisa membangun REMA lebih baik kedepannya”Jelas Jenni

Terkait dengan kendala yang ada Menteri PSDM Jenni Hasugian juga menambahkan “ hal-hal yang menjadi kendala selama ini adalah kerjasama yang kurang baik antar pimpinan lembaga, juga ada pimpinan lembaga yang tidak terlalu menanggapi sekolah REMA ini dengan serius malahan beberapa pimpinan lembaga hanya menganggap ini sebagai sebuah pertelean yang akan memperlambat proses pengkaderan, hal lain yang menjadi kendala mungkin karena seleksi alam itu sendiri sehingga hanya menyisakan beberapa peserta yang benar-benar total, kemudian disini saya juga menghimbau kepada pimpinan lembaga untuk lebih cerdas lagi dalam menanggapi hal yang dilakukan oleh BEMU karena disini sebelum melakukan sebuah kegiatan kami minta persetujuan dulu kepada kawan-kawan yang ada di lembaga structural, bukan hanya keputusan sepihak dari kami, dan kepada lembaga yang tidak sepakat dengan apa yang akan dilakukan oleh pihak BEMU mohon untuk bicara secara langsung jangan hanya ngomong dibelakang” jelas Jenni Hasugian ketika ditemui oleh tim Pers Gelegar diruangan BEMU. (Yulia Deswati-Wartawan Magang)

Artikel Terkait :

Seputar Kampus 2817428451936061112

Posting Komentar Disqus Comments

item