flatnews

Mengawasi Tuntutan Mahasiswa Terhadap Kampus

GELEGAR (01/12) - Terkait tuntutan mahasiswa yang dituangkan dalam petisi telah menemukan beberapa kesepakatan dengan pihak rektorat UPI “YPTK” Padang, meskipun masih ada tuntutan yang ditolak.


Sebelumnya tuntutan ini menciptakan letupan demonstrasi mahasiswa yang dilakukan di depan gedung rektorat UPI “YPTK” Padang, untuk menyuarakan tuntutan pada Selasa(24/11) serta dilanjutkan dengan proses mediasi pada jum’at (27/11). Dalam mediasi tersebut turut hadir presiden mahasiswa Aris Setia Budi,Rektor UPI “YPTK” DR. H. Sarjon Defit, M.Sc dan jajaran,serta perwakilan seluruh kelembagaan mahasiswa dalam lingkungan REMA UPI “YPTK”, kecuali kelembagaan dari Fakultas Ekonomi.

Dalam mediasi tersebut pihak mahasiswa berdiskusi dan menyampaikan poin per poin tuntutan : Transparansi Statuta universitas,gratiskan UPI CC dan UPI SPORT & EXHIBITION HALL,kenaikan dana operasional lembaga,tingkatkan sarana olah raga,pengoptimalan wi-fi,ruang kesehatan,penambahan bus kampus, pengoptimalan labor perkuliahan,peningkatan kualitas dan kinerja dosen,transparansi akreditasi,guru besar, pencabutan aturan larangan demonstrasi,revisi SK Rektor tengtang lembaga kemahasiswaaan,legalitas MAPALA,Sistem Kredit Poin,serta peningkatan pelayanan secretariat.

Presiden mahasiswa Aris Setia Budi mengatakan “dari tuntutan kita,hampir semuanya yang di penuhi oleh pihak kampus,ini menjadi hasil perjuangan kita bersama untuk kemajuan kampus,poin yang tidak di setujui adalah pencabutan larangan demostrasi,legalitas mapala serta Sistem Kredit Poin(SKP) yang masih dikategorikan sebagai masukan untuk kampus,namun hal ini butuhkerja keras bersama untuk mengawal hasil tuntutan ini”, ujar aris

Aris menambahkan “ini belum akhir dari perjuangan kita,lembaga lebih tingkatkan lagi evaluasi petisi dan mengawasi hasil,jika tidak sesuai dengan janji kampus maka kita akan suarakan lagi” pungkas Aris Setia Budi

Sementara itu ketua DPMU Rizki Rahmat Dani dalam jumpa pers mengatakan “kita harus sama-sama mengawal hasil petisi baik itu kelembagaan maupun mahasiswa non kelembagaan, sesuai dengan manifesto REMA UPI “YPTK” bersatu harga mati” pungkas Rizki. (Moh ichsan Boer)

Artikel Terkait :

Seputar Kampus 6992281425556417629

Posting Komentar Disqus Comments

item