flatnews

Ketimpangan Berujung Konflik Orang Tua Murid Dan Guru

(sumber: http://gurudani.site) Gelegar(11/06)- beberapa minggu ini dunia pendidikan tanah air menjadi sorotan. Berbagai permasalahan gur...


Gelegar(11/06)- beberapa minggu ini dunia pendidikan tanah air menjadi sorotan. Berbagai permasalahan guru dan murid disekolah sehingga timbul lah konflik antara guru dan murid, bahkan ada yang berujung di penjara. 

Seperti kasus guru bidang studi biologi SMPN 1 Bantaeng, Nurmayani, di bui di rumah tahanan kelas II Bantaeng Sulawesi Selatan, karena mencubit murid yang kedapatan nakal di sekolah. Kamis (12/05/2016). Kasus tersebut dianggap memprihatinkan, ketimpangan cara didikan di sekolah dengan didikan di rumah adalah hal yang menyebabkan kasus itu terjadi bahkan karakter murid sulit dibentuk. 

Hal ini di ungkapkan Ayu Merisa, Ketua Departemen Riset Unit Kegiatan Mahasiswa Wahana Kajian Sosial Kemasyarakatan Universitas Putra Indonesia "YPTK" Padang (UKM WK-Soskem UPI "YPTK" Padang. "Belakangan ini banyak terjadi konflik antara guru dan orang tua murid, ini disebabkan oleh faktor ketimpangan pola asuh murid disekolah dengan dirumah, menurut catatan dalam bulan Mei sampai pertengahan Juni ada 2 kasus yang terjadi, salah satunya kasus orang tua murid melaporkan guru kepada pihak yang berwajib. 

Orang tua menganggap guru melakukan kekerasan pada anaknya sehingga guru di penjara, hal tersebut sangat lah memprihatinkan, karena niat guru untuk mendidik malah nasibnya berujung di penjara, ini adalah ketimpangan yang menyebabkan konflik," Jelas Anggota WK-Soskem yang mengambil konsentrasi kajian pendidikan tersebut kepada Gelegar.
 Kesadaran orang tua tentang peran guru di sekolah itu bukan hanya mengajar tapi mendidik sangatlah penting, sehingga jika guru mendidik anak yang berkarakter kurang baik dengan cara khusus, maka orang tua harus paham "tugas guru bukan hanya untuk mengajar tapi juga mendidik, kalau orang tua sudah memasukkan anaknya kesekolah berarti sudah memberikan amanah dan tanggung jawab terhadap sekolah dan wajar saja jika guru harus memberikan cara khusus mendidik murid yang berkarakter kurang baik," tegas mahasiswi jurusan Psikologi BP 2014 tersebut 

Masalah guru dan murid yang berujung konflik guru dengan orang tua murid tersebut sebaiknya jangan diselesaikan secara gegabah dan kurang bijaksana baiknya dilakukan dengan dialog dahulu "untuk mencapai tujuan yang sama antara guru dan orang tua siswa terhadap anak maka komunikasi yang baik harus diciptakan, baik itu perkembangan belajar anak maupun karakter anak disekolah. Jika terdapat permasalahan jangan diselesaikan secara gegabah hingga berujung penjara lebih baik ciptakan sebuah dialog demi karakter yang baik murid tersebut". Pungkas Ayu Merisa (M Ichsan Boer)

Artikel Terkait :

Luar Kampus 5817749283669507673

Posting Komentar Disqus Comments

item