flatnews

UPI ‘’YPTK’’ Padang Ikuti Lomba Robot Battle di MALAYSIA

(Gelegar 21/11) Di tengah hiruk pikuknya berbagai ajang perlombaan di dunia, MALAYSIA pun tidak ingin ketinggalan mengadakan lomba-lomba di negara mereka, salah satunya di UNI KL (UNIVERSITAS KUALA LUMPUR) MALAYSIA, mereka mengadakan perlombaan ROBOT BATTLE yang di ikuti oleh berbagai universitas dari Malaysia dan Indonesia.

 Salah satu yang berkontribusi dalam ajang perlombaan robot battle ini adalah UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA (UPI) ”YPTK’’ Padang. Hasri Awal S.kom M.kom salah satu dosen Sistem Komputer UPI ‘’YPTK’’ padang mengatakan “Sebenarnya kita juga sudah di undang dalam ajang perlombaaan robot battle sebelum nya, tetapi karna saat itu waktunya mepet sekali jadi kita belum bisa memenuhi undangan pada saat itu, jadi pada undangan yang kedua inilah kita berusaha untuk ikut dalam lomba di Malaysia ini, dan kita berangkat rencananya tanggal 24 November 2016, sebenarnya perlombaan di adakan tanggal 26 dan 27 november tetapi kita butuh persiapan juga nantinya di sana.” tuturnya. 

 “alhamdulillah persiapan robot kami sudah 90% hanya tinggal mempersiapkan komponen-komponen cadangan supaya nanti kalau ada yang rusak kami sudah memiliki cadangannya” tambahnya.

 “Kali ini kami akan memperlombakan 3 robot yang sudah kami siapkan. Robot yang pertama adalah robot yang memiliki baling-baling, nanti dia dapat menghantam robot lawan dan jika dia terbalik dia masih masih bisa bergerak. Jenis robot yang kedua yang kami memiliki adalah jenis robot yang memiliki senjata roper dan pengungkit yang dapat membalikkan robot lawan dan jenis robot yang ketiga yang kami miliki adalah robot yang memiliki tombak yang dapat menancapkan paku ke robot lawan.’’tuturnya.

 Dalam perlombaan robot battle ini ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu anggotanya terdiri dari Dosen dan Mahasiswa, ukuran robot tidak di tentukan, tetapi berat robot Maksimal 8 kg. Dan aturan yang harus di patuhi dalam perlombaan robot battle ini adalah saat perlombaan berlangsung robot di larang untuk mengeluarkan benda, api atau sejenis cairan dari dalam robot, senjata juga di batasi, robot lawan tidak boleh di hancurkan dan di ledakkan.

 “Kesulitan yang kami alami dalam pembutan robot hanya dalam berat robot, jika berat robot berlebih kami harus menguranginya dan itu memakan waktu yang lama agar bobot robot nya pas dengan syarat yang yang telah di tentukan.’’ Tambahnya

 Yang akan ikut dalam perlombaan ini adalah dosen Sistem Komputer Hasri awal S.Kom M.Kom dan Billy hendrik S.Kom M.Kom serta 7 orang mahasiswa Sistem Komputer, dan semua biaya di tanggung oleh kampus UPI “YPTK”. “Harapan kedepanya adalah dapat memenangkan perlombaan ini dan lanjut ke ajang perlombaan robot berikutnya yang lebih besar lagi” pungkas Hasri Awal saat ditemui wartawan Gelegar (WM/Atika)

Artikel Terkait :

Seputar Kampus 4515913135220695662

Posting Komentar Disqus Comments

item