flatnews

REMA Dalam Krisis Kepemimpinan


(Oleh : Atika – Angkatan Muda UKM WK-Soskem)


Mahasiswa dibentuk menjadi seseorang yang memiliki kepribadian dan pola pikir yang lebih baik dan lebih maju. Pola pikir yang mampu membawa seseorang berani dalam mengambil keputusan dan harus memiliki tanggung jawab yang tinggi terhadap lingkungan. Disinilah dibentuk karakter pemimpin dalam diri seseorang. Namun sangat disayangkan, banyak sekali di luar sana yang sangat takut menjadi seorang pemimpin, alasan yang mungkin masih menjadi teka-teki untuk dipecahkan.

 Terlihat saat pemilihan raya (PEMIRA) ke-IX, sangat minim kandidat menjadi Presma dan Wapres. Hanya satu kandidat yang memberanikan diri untuk memimpin Republik Mahasiswa (REMA) kedepannya. Ditambah lagi, sekarang adalah pemilihan raya (PEMIRA) ke-X. Kondisinyapun tetap sama, lagi-lagi hanya satu kandidat yang mencalonkan diri. Sebegitu tidak minatkah mahasiswa Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang menjadi seorang pemimpin? Sebegitu menakutkankah menjadi seorang pemimpin itu? 

Pemimpin memang harus amanah. Atau mungkinkan amanah itu sendiri yang tidak dimiliki oleh mahasiswa UPI “YPTK” Padang sendiri?.  Jika hanya karena ingin focus menyelesaikan study, bukannya mahasiswa itu juga harus mampu mengimplementasikannya ke dalam lingkungan agar semuanya balance antara teori dan praktek?. Disinilah dapat mencerminkan bagaimana kepribadian seseorang. 

Apakah kita tidak malu dengan Universitas diluar sana yang berlomba-lomba menjadi presiden mahasiswa?. Cambuk keras untuk Universitas Putra Indonesia sendiri. Hal yang sangat memalukan. Ditambah lagi dengan jumlah mahasiswa UPI “YPTK” Padang yang sangat banyak, kurang lebih 13.000 mahasiswa. Padahal banyak mahasiswa Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang yang kritis. Kemana mahasiswa UPI “YPTK” Padang yang kritis? Apa cuman hanya mampu mengkritis tanpa beraksi ? 


Bukan masalah membandingkan dengan Universitas lain, tapi bukannya kita harus lebih maju seperti slogan UPI “YPTK” Padang melangkah lebih maju. Tetapi mengapa mencalonkan menjadi presiden pun tak berani? Kita tidak akan dibenci jika kepemimpinan hanya” jalan ditempat”, paling tidak kita sudah berusaha menaikkan nama kampus.

 Marilah kita sama-sama menjadi mahasiswa yang aktif dan berani demi kemajuan kampus. Buktikan jika mahasiswa Universitas Putra Indonesia “YPTK” Padang mampu bersaing. Jangan takut di judge tidak becus menjadi pemimpin.

Artikel Terkait :

Seputar Kampus 1689063102746695584

Posting Komentar Disqus Comments

item